
Manusia,ketika menfungsikan otaknya ada empat domain yang terbagi dalam pola strukturalisasinya, yang disesuaikan dengan fungsinya.Pertama, otak dalam keadaan sadar,pada posisi ini manusia sadar secara penuh, baik secara rohani dan jasmani dan manusia pada posisi ini melakukan aktivitas secara normal, atau bisa dikatakan normatif (councious normatif standart),seperti layaknya yang kita lakukan dalam kegiatan sehari - hari. Kedua, manusia dalam keadaan tidak sadar (uncouncious normatif standart),pada posisi ini manusia melakukan kegiatannya dalam keadaan tidak sadar, baik secara rohani maupun jasmani, pada posisi ini biasanya ketika manusia tidur,pingsan atau sebagaian orang berpendapat pada manusia yang "mabok". Ketiga, pada posisi dibawah alam sadar ( below councious normatif standart),pada posisi ini manusia melakukan kegiatan - kegiatannya berdasarkan kecepatan tindakan berdasarkan gerakan hati. Sedangkan pada posisi keempat adalah diatas sadar (up councious normatif standart),pada posisi ini manusia melakukannya pada posisi"sadar diatas kesadaran" yang dapat diartikan bahwa manusia melakukan sesuatu berdasarkan petunjuk dari sesuatu yang tidak kelihatan, yang dalam Islam,biasa disebut wahyu yang diturunkan kepada para Rosul dan Nabi oleh Alloh SWT, yang pada manusia biasa disebut ilham, bisa juga merujuk pada hidayah, dan ada juga yang melalui mimpi.
Alam bawah sadar manusia, bisa membentuk mimpi berdasarkan rekaman - rekaman kejadian yang terakumulasi pada sebuah peristiwa yang berulang - ulang terjadinya sehingga terjadi pembentukan opini atau asumsi alam bawah sadar sehingga membentuk kejadian yang sepertinya nyata,dan itu sering muncul kepermukaan ketika manusia dalam keadaan sadar.Pada posisi ini, ketika manusia sadar sering mengatakan terhadap suatu kejadian yang nyata "SEPERTINYA SAYA TAHU PERISTIWA INI, TAPI DIMANA YA..... ? ", pada kenyataannya kejadian itu terbentuk pada alam bawah sadar manusia, yang muncul kelam sadarnya manusia. Biasanya kejadian alam bawah sadar mendahului peristiwa yang ada pada alam sadar manusia.
Alam atas sadar,bisa menghadirkan mimpi, dan ini biasanya mendahului kejadian yang dialami manusia secara sadar, biasanya hal ini merupakan petunjuk terhadap suatu kejadian.Pada posisi ini manusia yang memperoleh mimpi telah diberi petunjuk pada sebuah kejadian yang akan dihadapinya, kalaupun ada beberapa takwil mimpi terhadap kenyataan yang ada dalam alam sadar manusia.
Alam bawah sadar dan atas sadar, pertemuan mimpinya dialam sadarnya manusia. Dengan demikian kesadaraqn manusialah yang mampu untuk mendrive bentuk mimpi, baik yang terjadi diatas sadar dan dibawah sadar karena pada kesadaran manusialah bisa menggunakan akal hatinya yang mengarahkan akal pikirnya dalam pengingatan terhadap kebesaran Tuhan, yang disampaikan dengan cara akal tuturnya dengan hikmah dan bijaksana sehingga membentuk akal prilaku yang sesuai dengan BAHASA TUHAN, yang pada akhirnya menghasilkan THE REAL DREAM ATAS IJIN ALLOH, AMIIIN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar