Laman

Sabtu, 14 Agustus 2010

CONDITIONAL TRAP


Floating Market of Trap
Membahas dunia perdagangan, sebenarnya sama dengan membicarakan psikologi manusia,kenapa saya katakan sama, karena pada dasarnya manusia dan dunia usaha mengenal apa yang namanya perencanaan,pelaksanaan, pengembangan dan evaluasi serta keberlanjutan. Perencanaan yang dibuat manusia harus detail,terintegrasi dan terpadu, begitupun dalam dunia usaha. Ketika kita membuat perencanaan maka sudah dibuat daftar skala prioritas mana yang harus didahulukan, mana yang dikemudiankan dan hampir semuanya merujuk pada apa yang namanya pasar ( dalam dunia usaha ) sedangkan pada dunia manusia didasarkan pada cita – cita.

Kejadian, yang secara dadakan terjadi dalam kehidupan manusia sering menjadi ‘ATTACKING SPOT” yang sering membuat panik sehingga kita tidak yakin terhadap rencana yang kita buat, saya ambil contoh,ketika seseorang merencanakan dirinya akan menjadi pengusaha tiba – tiba dunia usaha luluh-lantak, dia panik sehingga rencananya menjadi pengusaha goyah, menjadi tidak yakin terhadap cita – citanya, yang lebih parah lagi tidak yakin terhadap kemauan dan kemampuannya,harusnya dengan luluh-lantaknya usaha, banyak peluang yang dapat diambil, maka yang harus ada dalam diri manusia adalah menjadi ‘MANUSIA CERDAS”, kenapa ?, manusia cerdas selalu menganggap masalah adalah manfaat,sedangkan manusia yang lainnya menganggap masalah adalah masalah. Begitupun dalam dunia usaha, dan kita harus belajar dari negeri NIPPON, yang merubah masalah bahkan bencana menjadi berkah dan manfaat.
Inilah yang namanya “ FLOATING MARKET OF TRAP “ jebakan pasar atau saya namakan blauran sesaat, yang sering digunakan oleh lawan untuk membiaskan sasaran, seperti yang terjadi pada ACFTA. Kita tak perlu panik , karena ketika kita panik kecerdasan berpikir kita hilang, karena dalam kepanikan manusia tidak bisa berpikir jernih

SEGMENTED PLANNING AND MARKET
Seperti layaknya kehidupan manusia dalam dunia usaha dikenal apa yang namanya perencanaan yang didasarkan pada sekmentasi pasar, karena manusia pada dasarnya merencanakan pada apa apa yang dimilikinya berdasarkan pada apa yang ada disekelilingnya, dunia usaha merencanakan pada apa yang ada dan dimilikinya, Indonesia mempunyai sumber daya alam yang sangat berlimpah, maka dengan yang dimilikinya sudah menjadi keniscayaan Indonesia harus menjadi Negara yang paling kaya didunia,sepanjanh program yang ada dibuat berdasarkan pada perencanaan yang detail terpadu,terintegrasi dan komprehensif.
Namun, tanpa ada korporasi antara pengusaha dan pemerintah,terutama yang menyangkut regulasi hal ini menjadi kendala bagi penciptaan Indonesia sebagai Negara yang makmur dalam kesejahteraan dan sejahtera dalam kemakmuran. Maka dengan adanya Undang Undang No 39 Tahun 2009 tentang Kawasan Ekonomi Khusus merupakan peluang bagi pengusaha untuk menciptakan Indonesia Negara yang mumpuni dalam penciptaan kesejahteraan dengan sumber daya alam yang dimilikinya. Sepanjang regulasi yang ada mendukung penciptaan arah tersebut. Untuk,sehubungan dengan keperluan tersebut saya sedang menyelesaikan dan menyiapkan rencana PROGRAM YANG SAYA NAMAKAN PROGRAM JABAR BAHAGIAKAN RAKYATNYA YANG DIDASARKAN GABUNGAN ANTARA PROGRAM PESAT ( PENGELOLAAN EKONOMI SUMBER DAYA ALAM TERPADU ) DAN PIKAT ( PENGEMBANGAN INDUSTRI KESEJAHTERAAN AKTUAL TERPADU), setelah saya hitung NPV yang ada bukan hanya dalam triliun namun biliun dan mampu menyerap tenaga kerja dan peluang usaha yang mampu menyerap tenaga kerja jutaan orang dan membuka peluang usaha yang sangat luar biasa dan tentunya ketika saya melakukan ini tidak sendiri dibutuhkan kemitraan dan dukungan.
KITA MAU KITA MAMPU
ATAS IJIN ALLOH SEMUA KEMAUAN ITU TERWUJUD, ATAS RIDLONYA KEMAMPUAN ITU DIJADIKAN DAN SEMOGA ALLOH MEWUJUDKAN DAN MENJADIKAN NIAT KAMI MENJADIKAN NEGERI INI MAKMUR DALAM KESEJAHTERAAN DAN SEJAHTERA DALAM KEMAKMURAN

Awaluddin MADJID ,RUMAH USAHA INDONESIA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar