Hidup, merupakan rangkaian peristiwa, susah dan senang silih berganti, sukses dan gagal mewarnai hidup manusia, biasanya orang mampu bertahan ketika dalam kesuksesan, kekayaan, kecukupan, namun manusia tidak mampu bertahan dalam ketidak-berdayaan, kekurangan dan kegagalan. Kemampuan bertahan yang dimiliki oleh manusia merupakan bagian tak terpisahkan dalam menghadapi pernak pernik kehidupan terlebih dalam kesulitan dan kegagalan, karena dengan kemampuan bertahan dalam berbagai masalah yang timbul dengan rasa optimisme yang positif merupakan energi yang super mumpuni untuk menjalani hidp lebih baik dan lebih baik, sehingga sukses tidak hanya sebagai cita rasa namun teraih, dan sejarah sudah membuktikan hal itu, maka kita harus mempunyai sikap itu agar sukses yang kita dapat sebagai perjuangan dalam kehidupan. Kemiskinan yang ada dalam hidupnya manusia ketika optimism hilang dalan jiwa spiritnya manusia sehingga optimismepun hilang, ketika manusia tidak mempunyai spirit yang meripakan sumber energy maka manusia tidak akan pernah memiliki optimisme, yang ada hanyan pesimis dan skeptic menjadi sifatnya manusia, sehingga kemiskinan menjadi bagian yang terelakkan dalam kehidupan manusia. Hampir bisa dikatkan kemiskinan dimulai dari ketidak-berdayaan kemampuan hati dalam menyikapi hidup yang penuh onak dan duri, ketika sikap optimsime ada dalam diri manusia makan rasa yang muncul adalah penjauahn dari kemiskinan, karena miskin hati adalah sumber dari kesemuanya itu.
Untuk membuat group dan blog RUMAH USAHA INDONESIA seperti catatan yang ada diatas dalam paragraf kedua yang merupakan bagaian dari buku yang sedang saya rampungkan, semangat dalam upaya adalah energi yang mempunyai daya dorong bagi pengembangan dunia usaha Indonesia, banyak orang akan miris melihat data tentang jumlah pengusaha yang ada di Indonesia, baru mencapai 0,18 % dari jumlah penduduk yang ada, sementara jumlah penduduk Indonesia saat ini telah mencapai 238.452.952 Dengan demikian jumlah penduduk yang melakukan wirausaha baru mencapai kisaran 429.215 ribu orang, sedangkan Amirika dengan jumlah penduduknya 293. 027. 571 jumlah pengusahanya mencapai 11,5 % atau berjumlah 33.698.170 , Singapura yang jumlah penduduknya 4. 353.893 jumlah pengusahanya mencapai 7.2 % atau ,mencapai 313.480 , komposisi jumlah pengusaha yang ada di Indonesia hampir sama dengan yang ada di Singapura.Dari kondisi ini tentunya perlu sebuah strategi dan metode yang direncanakan secara terpadu dan terintegrasi dan inilah peluang KARENA TUHAN MENGATAKAN DALAM KESEMPITAN ADA KELAPANGAN DALAM KESULITAN ADA KELUASAAN DAN SAYA SELALU BERPERASAAN POSITIF Yang akhirnya MELAHIRKAN PIKIRAN YANG POSITIF DAN ITU MEMBUAT SAYA SEMANGAT, KARENA MASALAHNYA BUKAN SOAL BISA ATAU TIDAK BISA TAPI MASLAHNYA ADALAH MAU ATAU TIDAK MAU KETIKA KEMAUAN ADA MAKA KEMAMPUAN TERCIPTA DAN INDONESIA BISA KARENA KITA MAU DAN MAMPU.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar