Laman

Senin, 25 Oktober 2010

"APA SALAHNYA, SAYA JALAN KAKI ???" ( NILAI SEBUAH PERJUANGAN KALAUPUN TAK ADA DANA, TETAP JALAN )

Jo, sang pejalan kaki dan pejuang dalam menempuh "SUKSES"

"Jo, bs krm bt ongkos bsk.Tx" ( sms dari saya, 24 Okt 2010, jam 16.14 )

"Pak sy nggak dapat. Malah saya yg harus dibantu.Kalau nggak bsk nggak bisa keluar" (24 Okt 2010,21:23 )

"ha ha ha,sama ya kita usahakan, Insya Alloh ada jln klrnya.Tx ( 24 Okt 2010, 21:29 )

"Pak sudah dapat bantuan? ( 25 Okt 2010,jam 08.36 )

Tak bisa jawab, tak ada pulsa...... ha ha ha.

******************

Boleh kalah, gagal, terpuruk, namun "JANGAN MENYERAH",KETIKA ANDA MENYERAH MAKA ANDA AKAN KALAH SELAMANYA DAN SETERUSNYA, DAN TIDAK AKAN PERNAH JADI " PEMENANG " Dan inilah kata - kata yang ada di wall saya, sebelum kejadian ini terjadi, antara saya dan Jo.

Jo, adalah sahabat saya dalam mengakses untuk menjadikan buku saya yang berjudul "PESONA KEHIDUPAN" , dalam bentuk CD, dan apa yang terjadi adalah kenyataan, dan itulah bagian dari pernak pernik perjalanan saya dan Jo, dan itulah kejadian biasa yang menjadikan kami luar biasa. Dalam kejadian ini Jo berjalan dari Pamulang permai Ke Ciputat dengan jarak tempuh 15 Km, makan waktu 3 jam untuk sampai Ciputat,saya dan Jo " TIDAK AKAN PERNAH MENYERAH" seperti apa yang saya tulis dalam wall. Alhamdullillah, ketika Jo bertemu di Ciputat saya masih ada dana sejumlah 22 ribu, untuk sampai ke kantor. Ketika saya menyerah maka saya akan menjadi manusia yang menafikan apa yang saya tulis, kalau mitra tanya apa saya pernah jalan kaki, saya akan jawab itu " SUDAH TRADISI , DAN SAYA TIDAK AKAN PERNAH MENYERAH BEGITUPUN JO"

APA SALAHNYA SAYA JALAN KAKI DAN INILAH SEBUAH PERJUANGAN KALAUPUAN TAK ADA DANA, KAMI HARUS TETAP JALAN.

Mitra, jangan diartikan bahwa bagi - bagi CD gratis mengenai buku tulisan saya yang akan dibagikan pada tanggal 5 November 2010 di Kelapa Gading terhambat, Insya Alloh tetap berjalan. Dan saya serta Jo bukan mengahru-birukan perjalanan kami, apa yang saya tulis dimaksudkan untuk menginspirasi semua mitra bahwa dengan tidak ada dana JANGAN MENYERAH KALAUPUN HARUS JALAN KAKI DAN ITULAH ADALAH NILAI SEBUAH PERJALANAN, PASTI,PASTI DAN PASTI TUHAN MENJAWAB PERJUANGAN ITU,ALHAMDULLILLAH SEMUANYA TERLALUI.

******************************

semua orang pada intinya rapuh, rentan, lemah dan dan sekaligus kuat, tahan banting, tabah. Dan apa bedanya si rapuh dengan si kuat, si tahan banting dengan si lemah, semantara kalah, gagal,terpuruk pasti di alami, tidak lemah dalam hal dana, dia lemah dalam menta,LEBIH BAIK TAK ADA DANA NAMUN KUAT DALAM MENTALl dan begitu seterusnya, bedanya KITA HARUS SIAP KALAH DAN HADAPI KEKALAHAN SEPERTI KITA MENGHADAPI KESUKSESAN, KARENA ORANG SELALU SIAP SUKSES, SIAP SEHAT, SEHAT SEJAHTERA ,SIAP PUNYA DANA NAMUN TIDAK SIAP GAGAL, TIDAK SIAP SAKIT, TIDAK SIAP SENGSARA, TIDAK SIAP PUNYA DANA, Sementara keduanya adalah keniscayaan dalam hidup bukan,DAN SEKALI LAGI " JANGAN MENYERAH" AYO KITA PASTI BISA KALAU MAU!!!

Sebuah catatan perjalanan untuk sahabat saya JONATHAN SIMANUNGKALIT UNTUK SELALU TETAP SEMANGAT DEMI MERAIH SUKSES SEBAGAI SUATU KENISCAYAAN BAGI ORANG - ORANG YANG " TIDAK MAU MENYERAH" ********** SELAMAT JO, ANDA LAYAK DAPAT BINTANG**********


Kekurangan bukan berarti "MENYERAH"

Kamis, 14 Oktober 2010

MODUS BARU PENIPUAN" KAYA MENDADAK"

Ingat, bahwa sukses tidak terjadi dengan instan, kalau anda mudah tergiur dengan janji yang muluk - muluk, bahwa anda dalam hitungan jam, minggu bahkan bulan akan jadi jutawan bahkan milyader, anda percaya itu secara sugesti, sugesti itu sudah memasuki alam sadar anda, secara impulsif anda akan mudah digiring dengan janji - janji tersebut karena MINDSET ANDA SUDAH DIHIPNOTIS OLEH PEMBERI JANJI, MAKA APA YANG AKAN DITAWARKAN TERUTAMA DALAM BENTUK JUMLAHAN UANG, MAKA ALAM SADAR ANDA AKAN MENGIKUTINYA DAN ANDA SECARA OTOMATIS MENTRANSFER SEJUMLAH UANG YANG DIMINTA OLEH PEMBERI JANJI, INILAH YANG DINAMAKAN TELETRANSFER ENERGI MODEL BARU YANG BUKAN SAJA MENYANGKUT SOAL UANG TAPI JUGA PULSA, HAL INI MERUPAKAN MODUS PENIPUAN, DAN ITU SUDAH RIBUAN KALI TERJADI!!!!
Bagaimana caranya untuk menghindari hal tersebut, saya akan memberi tips cara - cara yang harus kita lakukan :
1. anda harus punya self confidence dalam diri anda bahwa sukses itu terjadi berdasarkan proses dan itu tidak instan perlu kerja keras dan usaha, disertai doa. Cara ini secara ampuh akan menghadang tawaran - tawaran yang mengatakan bahwa anda dalam waktu cepat dan instan akan jadi jutawan dan milyader, karena tawaran yang menggiurkan tersebut masuknya ke bawah lam sadar anda, ketika anda tersugesti, kemungkinan besar akan tertipu resikonya uang hilang.
2. kenali bisnis yang ditawarkan dan orang yang menawarkannya, kalau yang menawarkan orang yang anda tidak kenal , tanya padanya darimana ia kenal anda, dan tanya terus secara detail, biasanya kalau ditanya secara detail orang ini akan marah, kalau sudah begitu putuskan HP anda, kalau perlu jangan sungkan bertanya pada orang yang ngerti, karena sang pemberi janji akan menawarkan sesuatu yang hebat - hebat, yang serba wuah dengan janji - janji yang muluk - muluk, kenyataannya bohong besar.
3. Biasanya usaha yang ditawarkan dalam bentuk - bentuk tertentu yang MODUSNYA MENTRANSFER SEJUMLAH UANG TERLEBIH DAHULU, KALAU SUDAH SEPERYTI INI BENTUKNYA JANGAN LAKUKAN, KALAU ANDA MASIH NEKAT KARENA JANJI - JANJI YANG SERBA WUAH, RESIKO DITANGGUNG PENUMPANG !!!!!, dan sering silaturahmi pada orang - orang sehingga wawasan anda terbuka juga sering membuka akses internet dan baca di media massa biasanya ada contoh - contohnya.
Yang terpenting adalah SEBUTLAH NAMA TUHAN BIAR KITA SEMUA TERJAGA DARI USAHA MODEL INI.

Rabu, 13 Oktober 2010

Di Dunia Ini Tidak Ada Yang Gratis

Semua orang mau sukses, semua orang mau kaya, semua orang mau bahagia. Semua orang tidak mau gagal, semua orang tidak mau miskin, semua orang tidak mau tidak bahagia.
Dan semuanya ketika orang mau sukses, bahagia dan tidak mau miskin tentunya ada nilainya ( saya tidak menyebutnya harga, karena ini tidak selalu berhubungan dengan duit). Dan itu tidak gratis.
Boleh kita tidak punya uang, tidak punya motor, mobil dan sarana yang ada, namun jangan sampai kita tidak punya kemauan untuk maju untuk merubah hidup menjadi lebih baik, maka kita harus punya kemauan untuk melakukan sesuatu dengan cara mau mendengarkan orang lain, mau membaca, mau melihat, mau berjalan, mau belajar. Sudah tidak punya uang namun tidak punya kemauan, bagai seonggokan daging yang tidak ada ruhnya, jiwanya sudah mati, kemauan sudah tak ada, dan tidak ada energi dan motivasi yang merupakan sumber kekuatan untuk merubah keadaan, dengan kata lain kita mau bersusah payah untuk melakukan semuanya itu, tanpa kenal lelah, usaha ,usaha dan usaha terus dilakukan dan yang harus diingat bahwa TUHAN TIDAK PERNAH TIDUR MAKA DOA JUGA HARUS DISERTAKAN TANPA HENTI, KARENA TUHAN TIDAK MELIHAT HASIL DIA MELIHAT PROSES YANG KITA LAKUKAN.
Lakukan silaturahmi dengan banyak orang, sebagai pintu akses untuk merubah nasib kita menjadi lebih. Sudah tidak punya uang dan sarana nggak mau kerja, nggak mau doa, lalu apa fungsi anugrah Tuhan yang diberikan pada kita, satu hal yang mustahil kalau nasib tidak berubah, kalau masih saja belum berubah jangan pernah bosan terus melakukan upaya dan tanya pada orang yang punya ilmu tentang hal tersebut.
Yakinilah bahwa keberhasilan itu pasti datang, karena TUHAN SELALU BERSAMA DENGAN ORANG YANG TERUS MENCOBA TANPA KENAL LELAH

Mau Usaha, Mental atau Materi Dulu ???


Banyak pertanyaan ketika seseorang mau usaha, apakah MENTAL DULU ATAU MATERI DULU ???, sebuah pertanyaan yang menggelitik, mental ada, materi nggak punya. Mataeri ada, mental nggak berani, jadi mana yang harus di dahulukan. Mental atau materi ???. Saya mau membuat ilustrasi pada pertanyaan tersebut, ketika seseorang punya dana segudang, selalu ada pertanyaan, Gimana ya nanti dana saya apa bisa kembali atau setidaknya balik modal ???., begitu banyak pertanyaan, gimana ya ???, hanya sebuah pertanyaan yang tidak akan ernah terjawab, sementara usaha dibutuhkan keberanian, yang tentunya manajerial, maka untuk menghilangkan ketakutan itu ( fear factor ) perlu dilakukan pendekatakan - pendekatan dengan berbagai cara, salahsatu caranya adalah dengan bergaul dengan orang yang ahlinya, bahkan yang pernah mengalami kegagalan, untuk mengurangi resiko kerugian dan kegagalan tersebut. Ketika kiat ini di pakai, namun juga tidak ada keberanian juga untuk melakukan usaha, lebih baik jadi pegawai saja.

Bagi yang punya mental, namun nggak punya materi apa bisa melakukan usaha ???, selalu ada cara untuk menjalankan ini, untuk modal usaha memang agak berat untuk mengaksesnya, salah satu cara yang paling ampuh adalah membuka akses jaringan pertemanan ( silaturahmi ), yang diikuti dengan konsep yang sudah dituliskan bahwa apa yang mau di usahakan dengan bentuk proposal sederhana, ini sangat membantu memudahkan bagi para teman sekitar pelaku usaha untuk memberi modal, dan modal yang yang dibutuhkan jangan besar - besar, serta pilih usaha yang mudah untuk memperoleh konsumen.

Paparan yang ada menjelaskan bahwa mental lebih diperlukan untuk melakukan keberanian melakukan usaha, tanpa itu usaha tidak akan jalan. Karena dengan mental yang kuat dan mantab, materi bisa dicari DAN YAKINI ITU.

Sumber gambar ( google search )

Minggu, 10 Oktober 2010

Beda Sang Pemenang dan Sang Pecundang

Banyak orang mengatakan kegagalan adalah penyakit yang menakutkan, hal ini terjadi karena sejak kecil manusia dicekoki dengan apa yang dinamakan dengan sukses. Semua pendidikan,semua pengajaran dan hampir semua seminar memberikan materi bagaimana menjadi sukses. Jarang sekali yang mengajarkan dan memberikan

GAGAL,SIAPA TAKUT ?.
Kenapa saya mengatakan GAGAL SIAPA TAKUT ? karena banyak orang takut gagal, padahal dalam kehidupan keseharian gagal adalah bagian yang tak terpisahkan dalam hidup kita.Kegagalan bukanlah hal yang menakutkan,yang tak pelu dihindari namun harus disikapi. Caranya ?,punya kemauan untuk merubah menyikapi bahwa kegagalan adalah anugerah yang diberikan manusia oleh Tuhan, untuk mengenal siapa diri kita sebenarnya, yang akhir merupakan rujukan bagi manusia untuk mengenal siapa Tuhan yang sebenarnya.
Tak ada yang mau gagal, termasuk saya dan juga yang lainnya. Namun ketika kegagalan datang menghampiri dalam kehidupan kita maka hanya ada satu kata” kita harus menghadapinya , dengan segala kekuatan yang kita punya dengan tidak lupa berdoa pada Yang Maha Kuasa ”

Karena sehebat apapun yang namanya manusia dia harus mengalami kegagalan, seperti layaknya memperoleh kesuksesan, karena kesuksesan dan kegagalan bagai dua sisi mata uang dua namun satu, dan jtu merupakan keniscayaan. Karena dengan kegagalan manusia ,memperoleh pembelajaran dan penguatan dalam proses pembentukan karakter jiwa, dengan terbentuknya karakter jiwa maka terbentuk karakter pikir. Adanya pemebentukan karakter pikir maka akan membentuk karakter prilaku. Pembentukan karakter prilaku pikir juga harus dikuiti dengan penyampaian bahasa ATAU PENGKOMUNIKASIAN yang santun dan penuh dengan kebijaksanaan. Maka bahasa, ” Gagal, siapa yang mau ? ” wajar saja ditampilkan dan ditawarkan pada siapa saja, kita bukan mau namun harus menerima kegagalan. Karena dengan kegagalan yang kita maui berarti kita menentang apa yag namanya kehendak, namun pada saisi lain kegagalan selalu hadir dalam kehidupan kita. ini adalah masalah pembahasaan, sering kita terjebak pada pembahasaan ini, dengan salah mempersepsikan maka manusia sering terjebak sehingga sering kali salah kaprah dalam mengambil sikap. Maka kegagalan harus diterima,disikapi dan diselesaikan dengan cara merubah pola pikir hati dan pola pikir akal dengan upaya keras dan berharap Ridlo- Nya perubahan kegagalan menjadi kesuksesan merupakan upaya manusia dengan ijin_Nya.


ORANG BOLEH GAGAL, DAN ITU SYAH – SYAH SAJA BUKAN, SEPERTI HALNYA SUKSES. YANG TAK BOLEH TERJADI KETIKA KEGAGALAN TERJADI ADALAH MENYERAH PASRAH DAN PATAH SEMANGAT. DAN BEGITUPUN UNTUK KESUKSESAN TAK BOLEH UNTUK DIRI SENDIRI HARUS DISEBAR – SEBARKAN UNTUK MEMPEROLEH KESEJAHTERAAN BAGI DUNIA DAN ALAM SEMESTA.

Karakter Sang Pemenang

Pemenang mempunyai karakter SMILE, yang dimaksud adalah :
Syukur, senyum dan Sedekah. Bagi sang pemenang kegagalan dan kesuksesan selalu disikapi dengan syukur, senyum dan tetap sedekah dalam keadaan sulit, tak bisa dana, tenaga, pikiran dan dan doa.
Mantap dan mandiri
. Sang pemenang, sesulit apapun masalahnya selalu punya hati ,pikiran dan prilaku yang mantap dan mandiri, karena selalu dalan rasa syukur, senyum dan selalu sedekah.
Intropeksi dan inovatif..Segala kejadian yang ada merupakan intropeksi diri dan tetap inovasi guna memperoleh perubahan yang lebih baik.
Luas dan Lebih.
. Bagi sang pemenang, kegagalan,kesulitan, kesusahan serta kesuksesan, kesenangan dan kemenangan tetap mempunyai rasa hati, akal pikir dan tutur yang luas dan lebih.
Ekual. Apapun yang ada dalam hidup buat sang pemenang adalah keseimbangan sebagai mahluk Tuhan, mahluk pribadi dan mahluk sosial.

Karakter Sang Pecundang
Pecundang selalu mempunyai kemauan hanya SUKSES semata, buatnya tak ada kata GAGAL, maka salah satu ciri sang pecundang adalah menggunakan segala cara untuk mencari sukses, apakah itu menyengsarakan orang lain, dengan cara syaitan, dengan cara harampun sekalipun, dengan merusak alam yang penting SUKSES, kalaupun sukses yang ada merupakan kesuksesan palsu, maka ciri sang pecundang adalah SUSAH, yang dapat diartikan :
Serakah dan Sombong. Karena hidupnya hanya senang, sukses, maka pola hedonisme yang dipilihnya, apakah itu merugikan orang lain, bahkan tidak sesuai jalan Tuhan, yang penting sukses didapatnya, dan dapat dipastikan bahwa orang ini sombong, yang mempunyai ciri tidak menghargai Tuhan, manusia dan alam.


Umpat dan Urakan.
. Ketika susah,sulit dan sengsara menghinggapi dirinya maka ia mengumpat Tuhan, orang lain, semuanya disalahkan, ia tidak mau menerima bahwa susah,sengsara dan sulit adalah keniscayaan dalam hidup, orientasinya adalah sukses semata. Adanya sikap ini maka manusia ini selalu urakan, baginya tak ada simpati dan empati, untuk dirinya, Tuhan, bahkan untuk orang lain.
Sengsara dan Sulit. Serakah, mengumpat selalu saja berujung pada kesengsaraan hati dan kesulitan berpikir secara jernih, orientasi hedonisme adalah apa yang diharapkan dan diwujudkan, ketika itu tidak tercapai, maka sengsaranya akan menyulitkannya untuk merasakan kehangatan sang mentari, keindahan bintang gemintang dimalam hari, gemericik air yang mempunyai kemampuan meneduhkan jiwa, karena ia mempunyai penyakit hati yang akut sehingga menyengsarakan pikirannya.
Amarah dan antipati.
Amarah dan antipati, selalu saja ada dalam dirinya, sehingga antipati selalu menyertai kemarahan yang dimilikinya, dan itu terus dan terus selalu ada dalam dirinya, ketika ia tidak mau intropeksi, maka sifat itu akan menyertai dalam kematiannya.


Hampa dan Hambar.Dan akhir dari sifat sang pecundang adalah hampa dan hambar dalam menyikapi persoalan yang ada dalam hidup. Beda dengan SANG PEMENANG selalu berstukur, bahwa sukses dan gagal, senang dan susah, sulit dan suka tetap saja ia SANG PEMENANG KARENA SANG PEMENANG SELALU MENGERI APA YANG NAMANYA ESENSI DAN EKSISTENSI HIDUP KARENA SUKSES DAN GAGAL ADALAH KENISCAYAAN DAN ITU BERKAH, RAHMAT, HIDAYAH BAGI KEHIDUPANNYA YANG DILIMPAHKAN OLEH TUHAN PADANYA, SELAMAT UNTUK SANG PEMENANG

semoga bermanfaat, bagian dari buku yang sedang saya selesaikan ‘SUKSESNYA KEGAGALAN”

SELALU ADA CARA (2)

Ada sebuah batas, dimana manusia tidak mempunyai kewenangan dan keabsahan untuk menentukan hasil yang diupayakan dan dilaksanakan karena hal itu merupakan domain Tuhan, dan Tuhan melihat apa yang kita upayakan sebagai kualitas PUTUSANNYA.

DALAM TULISAN ITU SAYA MASUKKAN TERJEMAHAN AL QUR’AN SURAT AR RAD (13) AYAT (11), yang bunyinya seperti dibawah ini:

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

Kenapa perlu saya cantumkan hal itu, saya mau menunjukkan dan merujukkan bahwa kita pelu upaya dan usaha yang diiringi dengan doa.Upaya dan usaha keras merupakan prasyarat mutlak bagi perubahan nasib yang diharapkan oleh manusia, dan dengan doalah apa yang kita harapkan dapat diwujudkan oleh YANGN MEWUJUDKAN HARAPAN,YAITU TUHAN YANG MAHA KUASA ATAS SEGALANYA.
Pencatatan jam, pada waktu yang bersamaan dimaksudkan sebagai pembelajaran bahwa apa yang saya catat mempunyai makna bagi perjalanan yang saya lakukan dan bukan dijadikan sebagai pembuktian, karena ALLOH SUDAH MEMBUKTIKAN N SEGALA JANJINYA,SEPERTI YANG DIKATAKANNYA ,
dalam Surat Faathir (5) Ayat (35)
JANJI ALLAH PASTI DATANG
Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.

Surat Shaad (38) Ayat (88)
Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Quran setelah beberapa waktu lagi

Surat Yunus (10) Ayat (64)
Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. Tidak ada
perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.

Janji ALLOH SUDAH PASTI BENAR DAN TERWUJUD, namun sering kita meragukan hal itu, dan itu bukan berlaku pada orang lain, namun juga berlaku pada saya, ternyata hari ini ada jawaban yang menunjukkan kebenaran janjinya ALLOH. Seperti juga yang tulis dalam tulisan kita “PERSEPSI MAKNA”, bahwa Alloh mengikuti prasangka hamba - hamba - Nya, ketika meyakini sesuatu, kalaupun itu “BEYOND MIND”. yang menurut logika manusia tidak mungkin, namun ketika ALLOH MENGATAKAN TERJADI, MAKA TERJADILAH.Pada sisi lain, saya sering ytidak sabar, ALLOH sudah memerintahkan kita sabar,

Surat Al Baqarah (2) Ayat (153)
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu[99], sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

Surat Huud (11) Ayat (11)
kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal saleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar.

Surat Ali Imran (3) Ayat (200)
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.

Kita selalu tidak sabar, semuanya mau serba instan,itulah sifat manusia, memang sabar merapakan proses dalam perjalanan manusia, dan diperlukan latihan yang terus menerus, namun yang paling menentukan adalah pengingatan tentang ‘KEBESARAN ALLOH MELALUI DZIKIR YANG TERUS DILATIH”, ketika kita lupa harus menjadi pengingatan , dan pengingatan itu harus menjadi penelompokkan pengingatan,seperti yang diwujudkan dalam Al Qur’an,

Dengan IJINNYA batas 2 X 24 jam telah terlalui dengan cara merubah pola kirim barangnya, yaitu dari Jerman ke I England, sementara akses keuangan belum bisa di akses dan ini adalah masalah utama, namun 2 X 24 jam yang penting terselesaikan , kami ada nafas sebentar, karena sebelum akhir tahun barang yang berupa laser untuk pelabelan yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan besar yang ada di Indoneia harus ada .

Ini adalah pertaruhan besar buat saya sebagai Konsultan Perusahaan, yang bertugas untuk mendapatkan partnership pendanaan sehingga barang tersebut terbayar dan terkirim, dalam perjalanan waktu Desember adalah bulan - bulan yang paling sulit untuk mengeluarkan dana, terlebih dalam jumlah milyaran rupiah dan bank juga punya batas waktu soal pemasukan dan pengiriman. Terus terang dalam pikiran saya, bertanya ” APA MUNGKIN MASALAH INI TERSELESAIKAN, LOGIKA AKAL SAYA MENGATAKAN TAK MUNGKIN, NAMUN AKAL HATI SAYA MERASA YANG SEBALIKNYA.KETIKA TUHAN PUNYA RENCANA SIAPA YANG BISA MENGHALANGI “

24 Desember 2009, ” BATAS AKHIR!!!!!!”, sebelum Ashar ada sebuah catatan kecil yang saya buat dalam kertas yang saya kantongi dengan tulisan ” 28 0KTOBER 2009 S/D 24 Desember 2009 !!!!GAGAL!!!Alasannya sederhana, mana mungkin ada perusahaan atau orang mau mengeluarkan uang milyaran, bahkan klient saya pemilik perusahaan yang membutuhkan dana mengatakan ,

” Pak Awal, sepertinya kerja Pak Awal ” GAGAL “, satu hal yang nggak mungkin Pak si pendana kasih uang”

Sementara syaitan juga membisikkan kata yang sama bahwa kerja saya ” GAGAL” melihat waktu dan jumlah yang ada, namun DENGAN AMALUL YAKIN, SETELAH SHOLAT ASHAR, SAYA AMBIL CARIKAN KERTAS YANG ADA DI KANTONG YANG TULISANNYA,” 28 0KTOBER 2009 S/D 24 Desember 2009 !!!!GAGAL!!, SAYA SOBEK DAN SAYA BUANG KE BAK SAMPAH, SAYA TIDAK MAU TERPENGARUH DENGAN BISIKAN SYAITAN!!!!!

Saya hanya diam, tidak mau menyampaikan apa - apa. Hanya rasa saya yang mengatakan Insya Alloh masalah ini selesai, karena logika saya sudah melewati batas maksimal, maka hanya bahasa hati yang mampu mengakses BAHASA TUHAN. Jam 4.15 WIB HP klien saya berdering, ada telpon dari investor saya ( mereka sudah saya kenalkan dan akses telpon bisa langsung di laksanakan oleh mereka ) untuk minta ketemu di Pacific Place, akhirnya kami ketemu, membahas secara detail rencana dan dana yang di butuhkan akhirnya pada tanggal 28 Desember 2009, transaksi Alhamdullillah terlaksana. Ini sebuah contoh nyata bahwa Tuhan selalu ada cara untuk membantu umatnya sepanjang ada prasangka positif, kalaupun logoka manusia mengatakan ‘TAK MUNGKIN” kata TUHAN HANYA MASALAH KECIL.

SURAT 103. AL ‘ASHR
Demi masa.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.

Rupanya kesabaranpun perlu dibentuk dalam kelompok, dan manusia memang bisa berperan serta dalam kelompok, yang biasa disebut Kelompok Dzikir,penyabaran yang berulang, pembijakan yang terus menerus dilakukan,penasehatan yang menjadi kewajiban antar sahabat,amat sangat diperlukan.
Kesemua itu adalah jawabana dari selalu ada cara, dan CARANYA ADALAH CARA ALLOH, BIARLAH IA YANG MENENTUKAN KARENA IA YANG MAHA MENENTUKAN. DAN HARAPAN SAYA SEMOGA APA YANG TULIS SEBAGAI PENCERAHAN TERHADAP DIRI SAYA, KELUARGA, MEN TEMEN DI KOMPASIANA BANGSA DAN NEGARA SERTA BAGI YANG MEMBACANYA, DAN SEMOGA APA YANG TULIS MEMBAWA MANFAAT BAGI KITA SEMUA, AMIIIN.

Jumat, 08 Oktober 2010

TUHAN SELALU PUNYA CARA

Catatan ini adalah rangkaian kejadian apa yang saya alami, di mana NILAI AMALUL YAKIN SAYA PADA KEKUATAN TUHAN menjadikan RUJUKAN BAHWA IA DATANG MEMENUHI JANJINYA SESUAI DENGAN APA YANG ADA DALAM RASA, PIKIRAN DAN PRILAKU KITA SEBAGAI PRASANGKA POSITIF.
Semoga menginspirasi kita semua BAHWA TUHAN ADA DENGAN CARANYA SESUAI DENGAN HARAPAN KITA

ketika saya tulis tentang hal ini, kami sedang mendiskusikan suatu cara keluar dari masalah, yaitu soal waktu yang berhubungan dengan “DEATH LINE “, hampir semua orang percaya bahwa death line adalah ketentuan waktu yang ditentukan oleh perusahaan pada perusahaan lain, untuk penentuan waktu, apa yang namanya “BATAS WAKTU”, merupakan hal yang tidak bisa ditawar, pada sisi ini, kami adalah yang ditentukan waktunya dan waktu yang ada adalah 2 X 24 jam, kami harus menyelesaikannya. Semua orang berpikir dan bekerja keras untuk mencari jalan keluar, bisa kami katakan bahwa apa yang ada adalah “TIDAK MUNGKIN”, bahasa tidak mungkin adalah bahasa yang pas menurut logika manusia, apa yang kami lakukan adalah “MENCARI APA YANG HARUS DICARI”, SOAL MUNGKIN ATAU TIDAK MUNGKIN BUKAN YANG HARUS DIPIKIR, YANG ADA ADALAH KAMI HARUS LAKUKAN DAN KERJAKAN DAN DOA.

Usaha, usaha dan usaha maka TUHAN akan menunjukkan JALANNYA


Tak ada pilihan dan itulah yang harus dilakukan, dan saya meyakini BAHASA TUHAN yang mengatakan bahwa :
Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah[767]. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan[768] yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.
QS. Ar Rad (13), Ayat (11).

Kami mencoba apa yang dituliskan oleh TUHAN dalam implementasi yang nyata, bahwa usaha adalah keharusan dari sebuah keniscayaan, yang mau tidak mau harus dijalankan.,pada sisi lain ada hadits yang menguatkan nhal tersebut, yaitu :
1. Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (professional atau ahli). Barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza wajalla. (HR. Ahmad)
2. Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan dari upaya ketrampilan kedua tangannya pada siang hari maka pada malam itu ia diampuni oleh Allah. (HR. Ahmad)
3. Sesungguhnya di antara dosa-dosa ada yang tidak bisa dihapus (ditebus) dengan pahala shalat, sedekah atau haji namun hanya dapat ditebus dengan kesusah-payahan dalam mencari nafkah. (HR. Ath-Thabrani)
4. Sesungguhnya Allah Ta'ala senang melihat hambaNya bersusah payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal. (HR. Ad-Dailami)

Kita tidak akann pernah tahu tentang “HASIL”, karena hasil adalah PEKERJAAN DAN WILAYAH TUHAN, namun TUHAN telah memberikan KORIDOR apa yang harus dilakukan, maka dengan keyakinan itu, kami berkeyakinan bahwa apa yang kami lakukan akan menghasilkan yang sesuai dengan RENCANA TUHAN.

DALAM BAHASA TUHAN, TUHAN SENANG KETIKA MANUSIA BERUSAHA MENJALANKAN USAHANYA DENGAN KORIDOR YANG TELAH DITENTUKAN. DAN HARAPAN KAMI TUHANPUN SENANG DENGAN APA YANG KAMI KERJAKAN DAN MEWUJUDKAN HARAPAN KAMI DAN SEMOGA ITU SESUAI DENGAN RENCANANYA.

SELALU ADA CARA

ketika saya tulis tentang hal ini, kami sedang mendiskusikan suatu cara keluar dari masalah, yaitu soal waktu yang berhubungan dengan “DEATH LINE “, hampir semua orang percaya bahwa death line adalah ketentuan waktu yang ditentukan oleh perusahaan pada perusahaan lain, untuk penentuan waktu, apa yang namanya “BATAS WAKTU”, merupakan hal yang tidak bisa ditawar, pada sisi ini, kami adalah yang ditentukan waktunya dan waktu yang ada adalah 2 X 24 jam, kami harus menyelesaikannya. Semua orang berpikir dan bekerja keras untuk mencari jalan keluar, bisa kami katakan bahwa apa yang ada adalah “TIDAK MUNGKIN”, bahasa tidak mungkin adalah bahasa yang pas menurut logika manusia, apa yang kami lakukan adalah “MENCARI APA YANG HARUS DICARI”, SOAL MUNGKIN ATAU TIDAK MUNGKIN BUKAN YANG HARUS DIPIKIR, YANG ADA ADALAH KAMI HARUS LAKUKAN DAN KERJAKAN DAN DOA.

Usaha, usaha dan usaha maka TUHAN akan menunjukkan JALANNYA


Tak ada pilihan dan itulah yang harus dilakukan, dan saya meyakini BAHASA TUHAN yang mengatakan bahwa :
Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah[767]. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan[768] yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.
QS. Ar Rad (13), Ayat (11).

Kami mencoba apa yang dituliskan oleh TUHAN dalam implementasi yang nyata, bahwa usaha adalah keharusan dari sebuah keniscayaan, yang mau tidak mau harus dijalankan.,pada sisi lain ada hadits yang menguatkan nhal tersebut, yaitu :
1. Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (professional atau ahli). Barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza wajalla. (HR. Ahmad)
2. Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan dari upaya ketrampilan kedua tangannya pada siang hari maka pada malam itu ia diampuni oleh Allah. (HR. Ahmad)
3. Sesungguhnya di antara dosa-dosa ada yang tidak bisa dihapus (ditebus) dengan pahala shalat, sedekah atau haji namun hanya dapat ditebus dengan kesusah-payahan dalam mencari nafkah. (HR. Ath-Thabrani)
4. Sesungguhnya Allah Ta'ala senang melihat hambaNya bersusah payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal. (HR. Ad-Dailami)

Kita tidak akann pernah tahu tentang “HASIL”, karena hasil adalah PEKERJAAN DAN WILAYAH TUHAN, namun TUHAN telah memberikan KORIDOR apa yang harus dilakukan, maka dengan keyakinan itu, kami berkeyakinan bahwa apa yang kami lakukan akan menghasilkan yang sesuai dengan RENCANA TUHAN.

DALAM BAHASA TUHAN, TUHAN SENANG KETIKA MANUSIA BERUSAHA MENJALANKAN USAHANYA DENGAN KORIDOR YANG TELAH DITENTUKAN. DAN HARAPAN KAMI TUHANPUN SENANG DENGAN APA YANG KAMI KERJAKAN DAN MEWUJUDKAN HARAPAN KAMI DAN SEMOGA ITU SESUAI DENGAN RENCANANYA.

Sabtu, 02 Oktober 2010

Usaha Sampingan

Ketika seseorang berusaha, sementara ia masih menjadi karyawan atau melakukan kegiatan yang lainnya sering ia mengatakan bahwa usaha yang dilakukannya adalah usaha sampingan atau usaha sambilan, pertanyaannya apakah benar orang tersebut melakukan usaha sampingan atau usaha sambilan, dan bisakah usaha dilakukan seperti itu ???, begitu banyak pertanyaan yang muncul.
Bahasa adalah perwakilan perlakuan yang dilaksanakan, ketika seseorang mengatakan dirinya adalah A, maka ia telah menjadi A, atau ia mencoba menjadi A. Begitupun terhadap usaha yang dilakukannya, ketika ia mengatakan bahwa usahanya dikatakan bahwa sampingan atau sambilan, maka selamanya usaha tersebut akan menjadi sampingan, dan orang itu tidak akan melakukan fokus pada usaha yang dilakukannya, karena faktor bahasa tadi.
Seseorang yang mempunyai kerjaan dan melakukan usaha lainnya, hendaknya jangan mengatakan bahwa itu usaha sampingan atau usaha sambilan, dengan mengatakan demikian maka kita tak akan pernah serius dan fokus, maka hasilnya juga sampingan dan sambilan dan tidak akan pernah besar, katakan bahwa itu usaha utama seperti anda mengatakan bahwa apa yang anda kerjakan juga sebagai usaha utama.

Jumat, 01 Oktober 2010

Saya Adalah Orang Sukses

Proses Atau Hasil ?

Wah hebat ya Pak Badu, assetnya banyak, perusahaanya disetiap lini usaha ada. Gila bener Pak Fulan, banknya sudah merambah tingkat kecamatan, belum lagi propertiny ada di mana - mana . Penilaian pada seseorang selalu merujuk pada hasil, seperti kalimat yang saya tulis miring, dan itu adalah umum, biasa dan sudah menjadi pola pikir manusia pada umumnya.

Sementara sebelum Pak Badu menjadi orang hebat, ia tidur di emperan toko, bisa sehari makan bisa tidak, kerjanya hanya mengumpulkan kertas - kertas bekas, plastik - plastik seperti aqua gelas dan sejenisnya, dan barang rongsok yang lain, hasilnya dijadikan modal ,sedikit demi sedikit menjadiu bukit akhirnya ia mampu bangkit, sehingga hidupnya terungkit, dan akhirnya seperti sekarang. Pak Fulan, dulunya sering berteriak miaaanyaaak, layakny petugas Pertamina bagian luar, menawarkan jasanya, jangan sepeda, beli rodanya saja tak mampu , dan akhirnya seperti sekarang, sebelum punya bank dan properti seperti saat ini.

Ketika Pak Badu dan Pak Fulan seperti itu, ada yang lihat ???, ada yang memprediksi bahwa Pak Badu dan Pak Fulan seperti saat ini !!!, hampir tidak ada, nyaris tak terdengar.

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. ( QS,13:11)

Kalam ILLAHI di atas memperjelas bahwa Tuhan menghargai sebuah proses dalam pencapaian usaha yang dilakukan manusia, pada kata ….. sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri…., pada kalimat ini menunjukkan bahwa proses pengubahanlah yang menjadi sebuah nilai dalam aktualisasi Tuhan mewujudkan harapan manusia dari apa yang di usahakannya, dan itu bukan HASIL NAMUN PROSES. Bahasa itu menunjukkan bahwa usaha, upaya, kerja dan yang tentunya disertai dengan doa adalah proses yang sangat dihargai oleh Tuhan, dan hendaknya manusia mengikuti kriteria apa yang Tuhan sudah gariskan. Untuk proses perjalanan hidupnya Pak Badu dan Pak Fulan, yang harus ditelaah adalah bagaimana Pak Badu dan Pak Fulan menjadi dirinya sendiri, sehingga mereka mampu menjadi orang sukses.

Proses Menjadi Diri Sendiri

Be yourself ( jadilah diri sendiri ), adalah kata - kata bijak agar kita menjadi diri sendiri, namun untuk menjadi diri sendiri merupakan proses, untuk mengkses ini maka manusia mengikuti empat pola, yang dalam bahasan ini saya mengikuti tahapan - tahapan dan filosofi Jawa, yaitu :

Niteni, untuk menjadi diri sendiri maka orang harus niteni yang artinya adalah telaten dan fokus untuk mengakses asset yang dimiliki oleh dirinya dengan menggali potensi diri, apakah itu kemapanan hati, pikir,tutur dan prilaku.

Nirune, dalam proses kehidupannya manusia sering melakukan duplikasi orang lain pada dirinya, mencitrakan kesuksesan orang lain padanya dengan berbagai cara ada yang menggunakan pola pikir, gaya bicara, berpakaian atau dengan cara - cara yang linnya, dan ini wajar - wajar saja memng itulah salah satu ciri proses menjadi diri sendiri, yang tidak wajar adalah orang tersebut tidak mau menjadi dirinya sendiri, terus dan terus melakukan duplikasi sehingga kepribadian sejatinya hilang, salah satu ciri yang nyata adalah menjadi plagiator, yang pernah menggegerkan media Kompasiana.

Nambahne, niteni dan nirune adalah proses yang mendahului nambahne, kita boleh melakukan duplikasi orang lain pada kita sepanjang itu positif dan yang harus di telaah adalah proses seseorang menjadi hebat dan sukses !!!l semua orang boleh menjadi hebat, yang membedakan hanya caranya bagaimana orang itu menjadi hebat, itulah yang dipelajari bukan hasilnya !!!!, dan yang jelas dalam proses nambahne ( menambahkan ) merupakan aplikasi asset yang dimiliki oleh masing - masing orang, dan INGAT!!!!, setip mnusia itu UNIK!!!, dimana setip orng satu dan lainnya mempunyai perbedaan, dan itulah cara yang harus dilakukan seseorang dalam proses peniruan ( duplikasi ) dari suksesnya orang lain menjadi sukses untuk dirinya yang pastinya beda denganorang lain, karena ini menyangkut SOUL AND SPIRIT yang tiap orang punya cita rasa yang beda.

Nemune, menemukan sesuatu yang baru, yang sesuai dengan asset dan akses yang kita miliki, dimana setiap orang punya keunikan tersendiri yang beda dengan orang lain, inilah sesuatu yang baru dimana bahasa menemukan sesuai dengan DNA masing - masing orang, dia unik dan dia beda, dan itu harus di cari sehingga setiap orang menemukan sesuatu yang baru seperti DNA yang dimilikinya dan itu setiap manusia bisa melakukannya sepanjang ia punya KEMAUAN.

Saya Adalah Orang Sukses

Ketika dalam proses perjalanan hidupnya manusia sudah mampu untuk menemukan citarasa dirinya, kalaupun didahului oleh proses yang ada seperti yang tercatat dalam, maka manusia tersebut bisa menyandang gelar ” SAYA ADALAH ORANG SUKSES”, tanpa perlu bergelimang harta, rumah mewah, mobil lux, karenA apa, karena ia “SUDAH MENJADI DIRINYA SENDIRI”

semoga bermanfaat