Ada sebuah batas, dimana manusia tidak mempunyai kewenangan dan keabsahan untuk menentukan hasil yang diupayakan dan dilaksanakan karena hal itu merupakan domain Tuhan, dan Tuhan melihat apa yang kita upayakan sebagai kualitas PUTUSANNYA.
DALAM TULISAN ITU SAYA MASUKKAN TERJEMAHAN AL QUR’AN SURAT AR RAD (13) AYAT (11), yang bunyinya seperti dibawah ini:
Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.
Kenapa perlu saya cantumkan hal itu, saya mau menunjukkan dan merujukkan bahwa kita pelu upaya dan usaha yang diiringi dengan doa.Upaya dan usaha keras merupakan prasyarat mutlak bagi perubahan nasib yang diharapkan oleh manusia, dan dengan doalah apa yang kita harapkan dapat diwujudkan oleh YANGN MEWUJUDKAN HARAPAN,YAITU TUHAN YANG MAHA KUASA ATAS SEGALANYA.
Pencatatan jam, pada waktu yang bersamaan dimaksudkan sebagai pembelajaran bahwa apa yang saya catat mempunyai makna bagi perjalanan yang saya lakukan dan bukan dijadikan sebagai pembuktian, karena ALLOH SUDAH MEMBUKTIKAN N SEGALA JANJINYA,SEPERTI YANG DIKATAKANNYA ,
dalam Surat Faathir (5) Ayat (35)
JANJI ALLAH PASTI DATANG
Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.
Surat Shaad (38) Ayat (88)
Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Quran setelah beberapa waktu lagi
Surat Yunus (10) Ayat (64)
Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. Tidak ada
perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.
Janji ALLOH SUDAH PASTI BENAR DAN TERWUJUD, namun sering kita meragukan hal itu, dan itu bukan berlaku pada orang lain, namun juga berlaku pada saya, ternyata hari ini ada jawaban yang menunjukkan kebenaran janjinya ALLOH. Seperti juga yang tulis dalam tulisan kita “PERSEPSI MAKNA”, bahwa Alloh mengikuti prasangka hamba - hamba - Nya, ketika meyakini sesuatu, kalaupun itu “BEYOND MIND”. yang menurut logika manusia tidak mungkin, namun ketika ALLOH MENGATAKAN TERJADI, MAKA TERJADILAH.Pada sisi lain, saya sering ytidak sabar, ALLOH sudah memerintahkan kita sabar,
Surat Al Baqarah (2) Ayat (153)
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu[99], sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
Surat Huud (11) Ayat (11)
kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal saleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar.
Surat Ali Imran (3) Ayat (200)
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.
Kita selalu tidak sabar, semuanya mau serba instan,itulah sifat manusia, memang sabar merapakan proses dalam perjalanan manusia, dan diperlukan latihan yang terus menerus, namun yang paling menentukan adalah pengingatan tentang ‘KEBESARAN ALLOH MELALUI DZIKIR YANG TERUS DILATIH”, ketika kita lupa harus menjadi pengingatan , dan pengingatan itu harus menjadi penelompokkan pengingatan,seperti yang diwujudkan dalam Al Qur’an,
Dengan IJINNYA batas 2 X 24 jam telah terlalui dengan cara merubah pola kirim barangnya, yaitu dari Jerman ke I England, sementara akses keuangan belum bisa di akses dan ini adalah masalah utama, namun 2 X 24 jam yang penting terselesaikan , kami ada nafas sebentar, karena sebelum akhir tahun barang yang berupa laser untuk pelabelan yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan besar yang ada di Indoneia harus ada .
Ini adalah pertaruhan besar buat saya sebagai Konsultan Perusahaan, yang bertugas untuk mendapatkan partnership pendanaan sehingga barang tersebut terbayar dan terkirim, dalam perjalanan waktu Desember adalah bulan - bulan yang paling sulit untuk mengeluarkan dana, terlebih dalam jumlah milyaran rupiah dan bank juga punya batas waktu soal pemasukan dan pengiriman. Terus terang dalam pikiran saya, bertanya ” APA MUNGKIN MASALAH INI TERSELESAIKAN, LOGIKA AKAL SAYA MENGATAKAN TAK MUNGKIN, NAMUN AKAL HATI SAYA MERASA YANG SEBALIKNYA.KETIKA TUHAN PUNYA RENCANA SIAPA YANG BISA MENGHALANGI “
24 Desember 2009, ” BATAS AKHIR!!!!!!”, sebelum Ashar ada sebuah catatan kecil yang saya buat dalam kertas yang saya kantongi dengan tulisan ” 28 0KTOBER 2009 S/D 24 Desember 2009 !!!!GAGAL!!!Alasannya sederhana, mana mungkin ada perusahaan atau orang mau mengeluarkan uang milyaran, bahkan klient saya pemilik perusahaan yang membutuhkan dana mengatakan ,
” Pak Awal, sepertinya kerja Pak Awal ” GAGAL “, satu hal yang nggak mungkin Pak si pendana kasih uang”
Sementara syaitan juga membisikkan kata yang sama bahwa kerja saya ” GAGAL” melihat waktu dan jumlah yang ada, namun DENGAN AMALUL YAKIN, SETELAH SHOLAT ASHAR, SAYA AMBIL CARIKAN KERTAS YANG ADA DI KANTONG YANG TULISANNYA,” 28 0KTOBER 2009 S/D 24 Desember 2009 !!!!GAGAL!!, SAYA SOBEK DAN SAYA BUANG KE BAK SAMPAH, SAYA TIDAK MAU TERPENGARUH DENGAN BISIKAN SYAITAN!!!!!
Saya hanya diam, tidak mau menyampaikan apa - apa. Hanya rasa saya yang mengatakan Insya Alloh masalah ini selesai, karena logika saya sudah melewati batas maksimal, maka hanya bahasa hati yang mampu mengakses BAHASA TUHAN. Jam 4.15 WIB HP klien saya berdering, ada telpon dari investor saya ( mereka sudah saya kenalkan dan akses telpon bisa langsung di laksanakan oleh mereka ) untuk minta ketemu di Pacific Place, akhirnya kami ketemu, membahas secara detail rencana dan dana yang di butuhkan akhirnya pada tanggal 28 Desember 2009, transaksi Alhamdullillah terlaksana. Ini sebuah contoh nyata bahwa Tuhan selalu ada cara untuk membantu umatnya sepanjang ada prasangka positif, kalaupun logoka manusia mengatakan ‘TAK MUNGKIN” kata TUHAN HANYA MASALAH KECIL.
SURAT 103. AL ‘ASHR
Demi masa.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.
Rupanya kesabaranpun perlu dibentuk dalam kelompok, dan manusia memang bisa berperan serta dalam kelompok, yang biasa disebut Kelompok Dzikir,penyabaran yang berulang, pembijakan yang terus menerus dilakukan,penasehatan yang menjadi kewajiban antar sahabat,amat sangat diperlukan.
Kesemua itu adalah jawabana dari selalu ada cara, dan CARANYA ADALAH CARA ALLOH, BIARLAH IA YANG MENENTUKAN KARENA IA YANG MAHA MENENTUKAN. DAN HARAPAN SAYA SEMOGA APA YANG TULIS SEBAGAI PENCERAHAN TERHADAP DIRI SAYA, KELUARGA, MEN TEMEN DI KOMPASIANA BANGSA DAN NEGARA SERTA BAGI YANG MEMBACANYA, DAN SEMOGA APA YANG TULIS MEMBAWA MANFAAT BAGI KITA SEMUA, AMIIIN.